Assalamu'alaikum. wr.wb.
Ya Rabb, kami berlindung kepadaMu dari godaan syaiton yang terkutuk dan istiqomahkanlah kami umat muslim/ah di jalan kebenaran. Amin.
Saudara/i ku sekarang pihak musuh-musuh Allah SWT sangat gencar2nya untuk meracuni pikiran umat Islam agar jauh dari islam, lalu akhirnya membenci Islam, dan pada tingkat akhir Islam diharapkan habis sampai keakar-akarnya. Upaya perang pemikiran telah lama berlangsung dan terus berlanjut hingga kini.
Dalam Al-Qur'an mengatakan,
"Sesungguhnya setan bagi kamu merupakan musuh, maka perlakukanlah ia sebagai musuh. Sesungguhnya setan itu mengajak hizb (golongan) nya agar mereka menjadi penghuni neraka" (Qs.Fathir: 6)
Setan yg merupakan musuh umat Islam itu, menurut ayat 112 surat Al-An'am, bukan hanya dari kalangan jin dan iblis saja, tetapi juga ada dari kalangan manusia. Ghazwul fikri di mulai ketika kaum Salib dikalahkan oleh 9 kali perperangan besar. Kemenangan kaum muslimin tersebut sangat spektakuler, sebab pasukan muslim yg di terjunkan dalam pertempuran berjumlah sedikit. Pasukan Khalid bin Walid misalnya yg berperang dgn jumlah tentara 3000 personil, sedangkan pasukan Romawi yg berjumlah 100 ribu personil, hampir 1 : 35. Allah memenangkan kaum muslimin dalam perperangan tersebut. Kekalahan demi kekalahan itu akhirnya menyebabkan kaum Salib menciptakan tatktik baru. Di bawah pimpinan Raja Louis XI, taktik baru tersebut dilancarkan. Caranya bukan lagi berupaya peperperangan Fisik, tetapi musuh-musuh Allah mengirimkan putra-putra terbaik mereka ke kota Mekkah untuk mempelajari Islam. Niat atau motivasi mereka tentu bukan untuk mengamalkan, melainkan untuk menghancurkannya. Pembelajaran niat jahat itu berhasil.
Tafsir dikuasai, hadist dimengerti, khazanah ilmu islam di gali. Setelah sampai ketahap dan tingkat akhli, para pembelajar Islam dari kaum Salib ini kembali ke Eropa, lalun membentuk Research and development (Penelitian dan pengembangan) untuk mengetahui kelemahan umat Islam agar dapat mereka kuasai. Kesungguhan mereka dalam mempelajari Islam tersebut sangat luar biasa. Sampai dalam sejarah di ungkapkan kisah seorang pembelajar Islam dari kaum Salib yang rela menilggalkan anak dan istrinya hanya untuk berkeliling ke negeri-negeri Islam guna mencari kelemahan negeri-negeri Islam itu.
Diantara pernyataan mereka ialah “Percuma kita berperang melawan umat Islam selama mereka berpegang teguh pada Agama mereka. Jika komitment mereka terhadap agama merka kuat, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Oleh karena itu, tugas kit yang sebetulnya adalah menjauhkan umat Islam dari Agama mereka, barulah kita mudah mengalahkan mereka.”
Gleed Stones, mantan perdana menteri Inggris, jjuga mengatakan hal yang sama, “ Percuma memerangi umat islam, kita tidak akan mampu menguasainya selagi didada pemuda-pemuda Islam Al- Quur’an masi bergelora. Tugas kita, kini adalah mencabut Al-Qur’an dari hati mereka, baru kita menang menguasai mereka”
Jadi saudara/I ku Subhanaullah, tenyata mereka takut kepada kita selagi kita tetap teguh di jalan kebenaran. Yakin dan percayalah selagi kita tetap berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al Sunnah, mereka musuh-musuh Islam tidak akan pernah bisa mengalahkan dan menggoyahkan Iman kita. Semoga iman kita tidak akan perna goyah dari gencarnya tindakan yang lakukan oleh musuh-musuh Islam dengan mau menggoyahkan pemaham kita terhadap islam yang sebenarnya, yang sekarang merka dengan semangatnya berusaha memamsuki kedalam pemikiran umat muslim bahwah Allah itu banyak, dan Nabi Muhammad SAW.itu bukan orang yang pantas untuk kita tauladani, dan Al-Qur’an itu diaragukan kebenarnya diantara kitab-kita yang ada. Makadari itu mari kita bersama-sama membekali diri kita dengan Ilmu yang yang banyak biar mereka tidak bisa membodohi kita. Padahal telah jelas dan nyata di dalam kalimat syahadat yang artinya, “ Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi Nabi Muhammad adalah utusan Allah” dan Al-Qur’an pun telah di jamin kebenarannya, dan tidak ada satu orangpun yang bisa menyamai isi Al Qur’an yg sebenarnya, walaupun sekarang juga banyak beredarnya Al-Qur’an palsu yang sengaja di buat oleh musuh-musuh islam untuk menyesatkan seluruh umat muslim/ah. Musuh-musuh Islam yaitu kaum Ateis, Yahudi, Musyrik, Kristen, dan Munafik.
Allah SWT dalam Al- Qur’an dengan jelas member tahukan kepada kitabahwa musuh islam adalah musuh sesungguhnya yg dapa membawa kita kepada kehancuran. Dan Allah SWT mengingatkan kita agar tida terpengaruh dan berhati-hati dengan mereka.
Telah di jelaskan di dalam Al-Qur’an (Qs. Al- Baqarah; 120)
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “ Sesungguhnya petunjjuk Allah itulah petunjuk (Yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
Sebelumnya Afwan jika banyak kesalahan dalam penulisan catatan ini, karena diriku juga masi belajar, semoga kita semua tetap saling mengingatkan di jalan kebaikan dan semoga catatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua sebagai motivasi kenapa orang Non Muslim aja semangat memperdalam tentang islam walaupun niat mereka salah, jadi BAGAIMANA dengan kita diri kita seberapa besar keingintauan kita tentang agama Islam yang sebenarnya, mari kita belajar sedikit-sedikit, insyaAllah ilmu yang kita peroleh akan berkah dan bermafaat untuk semua orang. Amin.
NB: buat para dosen Uniski syukron atas semua materi tentang Islam yang telah di berikan kepada kami ,semoga semua ilmu yang kami peroleh bisa berkah, dan semoga Amal ibah kalian dib alas Allah SWT, Amin
Catatan ini dia ambil dari sumber buku: Al- Islam V, Al- Ghawzul Al-Fikri. (P5I) UNISKI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar